My parent My Best Teacher

Sabtu kemarin, dapat undangan seminar di sekolah Amira  SDIT Cipta Cendekia Indonesia (CCI) dengan tema : My Parent My Best Teacher. Pembicaranya dari PULPEN (Pusat Layanan Pendidikan) yaitu Erwin Kurnia Wijaya. Tema tersebut jadi mengingatkan saya dengan istilah, Ibu adalah madrasah pertama bagi anaknya. Dari rumahlah pendidikan bermula.

Seringkali orang tua mengeluhkan anak, anak males belajarnya, anak susah belajarnya, ato anak susah diatur, anak belum bisa bertanggung jawab. Dari seminar tersebut, supaya anak bisa diatur, bisa bertanggung jawab, itu berpulang lagi kepada cara mendidik orangtuanya.

Yang perlu digarisbawahi orangtua adalah :

DUNIA ANAK tidak sama dengan DUNIA KITA

Untuk mentransformasi nilai, wawasan, pengetahuan dari kita akan lebih optimal dengan adanya sebuah jembatan yaitu “DUNIA ANAK”.

0-7 thn = Selalu Dekat
7-14 thn = Blajar Cepat
14 keatas = Anak Hebat

ASAS UTAMA :
Hidupkan dunia mereka dalam dunia kita
Pancarkan dunia kita ke dalam dunia mereka

Rasullullah :
” Siapa yang memiliki anak kecil, maka berinteraksilah bersama mereka sesuai dengan tingkat akal mereka” (HR Ibu Asakir dan Ibnu Babawih)”

Anak itu punya karakter yang berbeda-beda :

Anak “Mudah”
Ciri :
– mudah beradaptasi
– mudah berbicara
– Percaya diri
– Tidak canggung

Cara Menangani :
– Memonitor
– Wasapadai barang berbahaya

Anak ” Sulit”
Ciri :
– Sulit Beradaptasi
– Perlu waktu untuk beradaptasi
– Lebih mudah diatur
– Pemalu

Cara Menangani :
– Kurang pembiasaan
– Menunggu Waktu

ANak ” perlu pemanasan ”
Ciri :
– Lebih banyak diam seperti anak ” sulit”, tetapi pemanasan selesai,
jadi anak “mudah”.
– Orang tua tidak sabar

Cara Menangani :
– Perlu mendorong dengan mempersingkat waktu pemanasannya.

BAGAIMANA UNTUK ” Hidupkan dunia mereka dalam dunia kita
Pancarkan dunia kita ke dalam dunia mereka ” ?

Jurus Interaksi:
1. Bermain
2. Mendongeng
3. Energi Positif

Jika Anak dibesarkan –> Anak belajar
Celaan –> Memaki
Permusuhan –> Berkelahi
Toleransi –> Menahan diri
Dorongan –> Percaya diri
Pujian –> Mengahrgai

3 PRinsip Komunikasi :
1. Pilihan Kata
2. Intonasi
3. Bahasa tubuh

Bahasa tubuh 55%
Suara 38%

Contoh : ketika kita marah, biasanya ibu2, ngomel duluan, padahal anaknya belum tentu mendengar ato mengerti omelannnya ( Lagi ngebayangin diri sendiri yang lagi ngomel hehe). jadi Apabila kita tidak setuju atas perbuatan anak, bahasa tubuh kita yang harus berperan, ketika anaknya sudah siap, kita coba berbicara hati ke hati supaya apa yang kita masukkan tersampaikan.

Semoga setiap kita terus belajar menjadi orangtua yang sholeh, dan bijak ketika berhadapan dengan anak.

Semoga Bermanfaat

2 responses to “My parent My Best Teacher

  1. orang tua adalah guru terbaik,saya sependapat bunda

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s