Meditasi dari Mengusir Stress menjadi Gaya Hidup

Seorang wanita, akan memiliki berbagai predikat dalam hidupnya, sebagai seorang anak, sebagai seorang istri, sebagai seorang ibu, seorang pekerja, bahkan juga sebagai seorang mahasiswa, itu yang saya alami saat ini. Dalam menyandang predikat-predikat tersebut, bukanlah sesuatu yang gampang, masing-masing peran memiliki suka dan dukanya. Semua peran itu dilakukan beriringan , dengan porsinya masing-masing, ketika kita dirumah, kita akan menjadi ibu, yang mengurus anak-anaknya dan ketika kita di kampus, peran kita jadi mahasiswa, mengerjakan tugas dan lainnya. Dalam peran seorang ibu, pastinya pernah dihadapkan dengan “kekreatifan” anak-anaknya yang membuat kewalahan, sebagai seorang mahasiswa, pernah dihadapkan dengan tugas yang bisa membuat kepala sepaneng, sebagai seorang pekerja, pernah dihadapkan dengan tuntunan tugas yang bertubi-tubi, apalagi ketika semua peran tiba-tiba terjadi bentrokan.

Semua “petualangan” diatas, ada kalanya sampai pada “puncaknya” yang membuat diri merasa stress, lemah, terpuruk, dan saya segera saja mencurahkan segala keluh kesah kepada sang “Pemilik Hati” untuk menenangkan hati dan pikiran . Selain itu , saya mendapat ilmu baru neh, dari tempat saya berguru menulis “Indscript Creative” sebagai Personal Branding Agency, bahwa untuk menenangkan tubuh dan pikiran, kita bisa melakukan “Meditasi”, dalam artikel yang ditulisnya “Gaya Hidup 2013: Meditasi”.

Meditasi membantu kita untuk berpikir dan bertindak lebih tenang. Ketenangan itu dapat dicapai dengan melakukan teknik pernapasan. Ya, bernapas. Aktifitas yang kadang tak kita sadari, ternyata memberi pengaruh besar dalam kinerja otak. Saat kita berfokus dalam aktivitas bernapas, akan ada koneksi kuat antara tubuh dan pikiran kita. Dengan bernapas teratur, lembut, dan perlahan, maka kita juga tengah menenangkan tubuh dan pikiran. Gelombang otak pada saat meditasi (kondisi Delta) akan terlihat jauh lebih tenang dibanding dengan kondisi ketika raga terbangun (kondisi Beta).

Qwn Your Breath – http://www.adjiesilarus.com

Meditasi bukanlah sekadar aktivitas satu jam bersila yang diagendakan setiap hari di jam yang sama. Meditasi bisa disisipkan dalam apapun aktivitas Anda, asal dilakukan dengan fokus dan sadar. Jika Anda makan, lakukanlah dengan kesadaran bahwa Anda sedang makan, maka makanan Anda akan terasa benar-benar enak. Jika berjalan, sadarlah bahwa Anda sedang berjalan dan fokuslah pada tujuan jalan Anda. Prinsipnya, ketika pikiran Anda tenang dan fokus, Anda akan lebih mudah menikmati hidup dan apapun yang terjadi di dalamnya.

Meditasi kini bisa disebut sebagai gaya hidup, karena tanpa disadari, meditasi semakin digemari sebagai salah satu cara “mengusir stres”. Meditasi menjadi sebuah prestise sekaligus nilai yang membawa kita pada kesadaran untuk mengenali siapa sesungguhnya diri kita, bagaimana cara pikiran kita bekerja, serta kesadaran mengenai hidup yang sesungguhnya.

Meditasi sebagai gaya hidup, sudah dilakukan oleh seorang Adjie Silarus. Masa lalunya yang pernah membuat Adjie mengalami stres berat hingga kesehatan fisiknya melemah, ternyata tidak mampu membuat Adjie kalah. Adjie bangkit dan terus menguat. Dia mencapai titik puncak ketika menggunakan meditasi sebagai TERAPI dan menjadikannya sebuah gaya hidup sehat. Kini, Adjie Silarus semakin prima sebagai meditator yang mencapai kondisi delta.

Monggo, yang penasaran dengan menenangkan jiwa dengan meditasi, silahkan berguru pada Adjie Silarus. Adjie Silarus membagikan ilmu seputar Meditasi dan Psikologi dalam bentuk pelatihan, seminar, dan konsultasi. Silahkan mengunjungi Facebook (Adjie Silarus Meditator) dan mem-follow akun twitter @AdjieSilarus untuk berkonsultasi, bertanya, atau sekedar menyapa.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s