Semoga kita menjadi orangtua yang salih dan baik bagi anak-anak

Jadi orangtua itu memang hebat dan berkuasa, meski terkadang juga kelewatan. Ketika anak-anak masih kecil kita bebas meninggalkannya–tentu dengan seabrek alasan yang sangat rasional dan tak terbantahkan oleh pikiran anak. Kita menjauhi anak-anak di usia belia mereka dan berharap mereka berdekatan dengan kita di usia tua kita. Kita jarang berdoa untuk mereka, tapi terus-menerus mengharap kelak mereka mendoakan kita.

Sekuasa apa pun orangtua menjauhi anak di usia belianya, semoga anak-anak tidak akan mengatakan, “Enakan di lu, Ayah. Tidak di gue!”

Nak, jika ayah enggan menyuapimu kini, apakah engkau tetap mau menyuapi ayah ketika tua nanti? Nak, jika ayah malas menuntunmu bermain, apakah engkau akan sigap menuntun ayah saat jalan ayah telah tertatih-tatih?

Anakku sayang, jika saat ini ayah bosan mendengarkan cerita-ceritamu di sekolah yg kau ulang-ulang, apakah kau masih mau bersabar mendengar cerita ayah ttg masa lalu yg telah berulang-ulang pula kau dengar?

Nak, jika kini ayah lalai mengajarimu berdoa yang khusyu’ maukah engkau kelak mendoakan ayah, di saat ayah begitu membutuhkan doa-doamu?

Nak, jika ayah enggan memandikanmu setiap hendak berangkat sekolah, apakah kamu masih bersedia memandikan ayah jika kelak ayah meninggal? [Semoga kita menjadi orangtua yang salih dan baik bagi anak-anak].

sumber : COPAS dari status temen di facebook.

2 responses to “Semoga kita menjadi orangtua yang salih dan baik bagi anak-anak

  1. Amin.semoga saja kita menjadi orang tua yg baik ya bun

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s