Bayarnya cukup dengan tandatangan

” Bunda, mau belanja apa? tanya Amira. Ceritanya Amira lagi maen belanja-belanjaan. ” Mau beli telur, ama susu” jawab bunda. Amira pun mencatat di sebuah kertas, trus Amira berkata ” Bunda, tanda tangan disini, ini barangnya”. Awalnya bunda nurut saja, menandatangani kertas yang disodorkan Amira,itu dilakukan beberapa kali, sampai akhirnya Bunda tersadar , ini sepertinya Amira meniru Ayahnya deh hehe, jadi ceritanya kalo kami sekeluarga belanja, si Ayah suka membayarnya pake kartu debit, dan harus menandatangani struk pembelanjaan.  Oh, ini harus diluruskan. ” Nak, kalo belanja itu bayarnya harus pake uang ya, tidak cukup tandatangan saja, didalam kartunya ada uang, yang apabila digesek uangnya bisa otomatis membayar belanja”, hadeuhh ribet ngejelasinnya. tapi antara ngerti dan tidak, Amira manggut-manggut.

6 responses to “Bayarnya cukup dengan tandatangan

  1. hahahha
    seandainya di Indonesia bisa begitu gmana ya?
    hehehehe
    met malam.🙂

  2. hihihihi, dunia anak2 …

  3. gitulah anak-anak ya bun, saya suka bilang nanti tunggu ada duit..maksudnya biar tiap hari gak jajan, katanya di duit amplop kan banyak bu..hehheheh

  4. anak2 ada aja ya,pascal aja taunya kalau gak punya uang ambil aja diatm kan banyak😀

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s