Bersyukur dan intropeksi diri

Kuliah ! dari situlah saya baru mengenal sosok kindy, tepatnya tgl 8 Agustus 2011. Perkenalan pun masih terus berlanjut selama kuliah ini.  Selain berkenalan langsung sama orangnya, saya yang sehari-hari bekerja di depan komputer, iseng2 mencari sosok kindy di internet, sampai akhirnya saya bertemu dengan blognya kindy yang lama tidak diupdate. Satu persatu kubaca setiap tulisannya ( Baru ngintip blognya,lum kasih komen kind, jangan dipentung ya :D), sampai akhirnya saya berhenti di tulisan kindy dengan judul “Selama msh ada cara utk melepas rindu padaMu..” , yang bercerita pengalamannya ketika bekerja di negara sakura Jepang, dimana di Jepang  ada larangan mnjalankan ibadah pd wkt kerja jadinya untuk menjalankan sholat wajib saja d kantor harus sembunyi2, sampai harus menyimpan mukena di dalam toilet lalu pura2 ijin ke toilet, sholat di lakukan d ruang shower(ruang mandi) . Terharu saya membacanya, perjuangan menegakkan sholat di negeri orang, berarti saya harus banyak-banyak bersyukur, sholat masih bisa dilakukan dengan tenang, ditempat yang nyaman, bisa berlama-lama berdoa kepadaNya, selain itu saya juga harus banyak intropeksi diri, karena Allah telah memberikan waktu yang demikian banyak, tempat yang begitu lapang dan nyaman, tetapi ada kalanya tidak dimanfaatkan dengan baik😦 .

Mereka yang yakin bahwa kesulitan-kesulitan diberikan Allah untuk menguji manusia. Mereka tahu bahwa kesulitan tersebut dibuat untuk membedakan antara mereka yang benar-benar beriman dan mereka yang memiliki penyakit di hatinya, yaitu mereka yang tidak tulus dalam meyakini keimanan mereka. Di dalam Al-Qur`an, Allah menjelaskan bahwa Dia akan menguji seorang mukmin untuk melihat siapakah yang benar-benar dalam keimanannya.

Karena sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan.” (QS. An Nasyr: 5)

“Apakah kamu mengira bahwa kamu akan masuk surga, padahal belum nyata bagi Allah orang-orang yang berjihad di antaramu, dan belum nyata orang-orang yang sabar.” (Ali Imran: 142)

Bersyukur dan Intropeksi diri
Di luar sana masih byk umatMu yg lebih susah payah hanya utk sekedar berjumpa dgnMu..

4 responses to “Bersyukur dan intropeksi diri

  1. selalu bersyukur itu penting ya bun

  2. Tak semua orang di jepang mengalami hal itu.
    Saya pernah baca, seorang narablog juga (lupa url-nya), ia jadi periset di jepang. Mapa saya lupa nama kampusnya. Di lab-nya, ternyata sudah ada ruangan kecil untuk musholla.🙂 Luar biasa, ternyata (mungkin kebetulan) di daerah tempat dia tinggal Islam sudah cukup dikenal.😉

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s