Persiapan Tarawih bersama anak

Malam tadi, Ayah dan Bunda mengajak anak-anak ikut tarawih ke mesjid, sedangkan tahun lalu tarawihnya di rumah terus, karena Ayu masih kecil, jadi Amira dan Ayu belum merasakan suasana Ramadhan pas malam hari. Sebelum berangkat, Bunda mempersiapkan segala sesuatunya seperti :

– mukena sendiri
– mukena anak
– iqra anak
– buku anak
– minum anak
– kertas dan pinsil warna
– baju ganti anak
– kantung kresek
– minyak telon
– sabun

Wahh terlihat dari list diatas banyaknya persiapan buat anak, ini mau tarawih atau mau kemping ya hehe.

Setelah siap, kami semua pergi ke masjid Habiburahman PT DI ( dulunya IPTN) dan terdengar suara adzan isya berkumandang, langsung saja Bunda dan anak2 menuju posisi tempat wanita, sedangkan si Ayah ke tempat laki-laki di depan. Sebelum bunda sholat isya, bunda memberi wejangan ke amira dan ayu, supaya tidak ribut, dan lari-lari, kalo cape sholatnya, duduk aja, kalo mau gambar, ambil aja kertasnya, kalo mau baca iqra, ambil iqranya, kalo haus ambil minumnya. Amira dan Ayu hanya mengiyakan saja. Bunda pun dengan tenangnya segera sholat isya, tetapi tiba-tiba pas rakaat ke 3, tiba-tiba Ayu mendekat dan berbisik, ” Bunda, ayu mau ee” , waduhhh, sholat pun segera kuhentikan, segera ku lipat mukena yang tidak karuan dan langsung memasukkan ke tas, Amira pun kusuruh melepas mukena, dan segera ke toilet. Hadeuhhh, kacauu dehh. Tapi setidaknya hal itu sudah diperhitungkan sebelumnya, Ayu bisa ganti celana dan kresek untuk celana yang basah. Pyuhhh, ga terasa keringat dingin mengalir di badan. Ayu…ayuu… bikin panik aja ah.

Setelah ayu selesai ee nya, awalnya Bunda mau pulang aja, takut terjadi hal serupa, tetapi si Ayah bilang, coba tanya anak2nya, masih mau lanjut atau tidak, dan ternyata anak-anak mau lanjut. Anak-anak pun anteng dengan kertas dan pinsil warnanya, Bunda pun bisa menyelesaikan sholat tarawih tapi dengan harap-harap cemas, si anak bakal pipis atau tidak, hee jadi tidak khusyu ya sholatnya hehe.

Ternyata persiapan diatas tidak sia-sia ya🙂 , sedia payung sebelum hujan, kalo yang ini sedia kresek, sebelum ee, hihi….

Semoga dengan di biasakannyanya anak-anak ke mesjid sedini mungkin dapat menumbuhkan kecintaan mereka terhadap mesjid….insya Allah….

9 responses to “Persiapan Tarawih bersama anak

  1. Tahun lalu saya juga banyak di rumah Bun, awalnya beberapa hari di masjid ternyata Dini mulai gak betah dan selalu berkeliaran kalau ibunya sholat.
    Dari pada menggagu jamaah lainnya mending pilih dirumah.

  2. He he he he, jadi inget kemarin malem lho Mbak…masa iya tasbihku hilang ya gitu …kan banyak anak-anak keil lari kesana kemari, ada salah satu yang ambil tasbih entah dibuang kemana, tapi untung pas pulang ketemu di pintu keluar..hehehehe….

    yang penting niatnya kan Mbak..ALLAH itu maha tahu🙂

  3. wah, ada persiapannya sampai detil gitu ..🙂

  4. banyak ya persiapannya kalau mengajak anak tarawih

  5. hihihihi .. keresek itu banyak fungsinya ya ..
    kemarin juga pertama kalinya ngajak fauzan tarawihan, pulangnya di gendong krn tertidur ..😀

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s