Hernia Pada Anak

Minggu2 kemarin, datang berita yang memilukan dari kakak ipar, anak laki-lakinya yang berusia 14 bulan, divonis terkena HERNIA dan harus dioperasi. Duhhh, anak sekecil itu harus dioperasi😦 , tapi berdasarkan pemeriksaan dokter, operasi tetap dilakukan, dan cukup memakan biaya yang lumayan besar. Setelah operasi, masih dipantau kondisinya, supaya tidak kambuh lagi, sebab, hernia dapat kambuh lagi bila terjadi peningkatan tekanan di dalam perut. Semoga cepat sembuh ya Aal. Aamiin

Apa Itu HERNIA
Masyarakat awam yang menamakan hernia ini sebagai turun berok, dan mengira penyakit ini hanya bisa dialami orang dewasa saja. Padahal, bisa terjadi pada anak-anak, bahkan juga bayi yang baru lahir. Hernia sendiri, terdiri dari cincin, kantong dan isi hernia. Pada bayi dan anak-anak, hernia merupakan keadaan bawaan sejak lahir (kongenital) dan berisi cairan. Hernia dapat terjadi pada anak-anak, terutama laki-laki di banding perempuan.

GEJALA HERNIA
•Benjolan di lipatan paha.
Biasanya akan timbul bila berdiri, batuk, bersin, mengejan atau mengangkat barang-barang berat. Benjolan itu akan hilang bila penderita berbaring. Tidak ada keluhan nyeri. Nyeri akan terasa bila isi hernia terjepit oleh cincin hernia yang mengakibatkan pembuluh darah disekitarnya terjepit. Pada anak-anak, terjepitnya isi hernia lebih sering terjadi pada usia kurang dari 2 tahun.

• Anak menangis dan gelisah
Si kecil akan mudah menangis dan terus menerus terlihat gelisah. Benjolan di lipatan paha tersebut juga akan terlihat hilang timbul ketika si kecil menangis.

• Terasa nyeri
Bila isi hernia terjepit oleh cincin hernia, maka akan terasa nyeri. Apalagi bila akhirnya terjadi infeksi, penderita akan merasakan nyeri yang hebat, dan infeksi tersebut akhirnya menjalar kemana-mana serta meracuni seluruh tubuh. Jika sudah terjadi keadaan seperti ini, maka disebut gawat darurat yang harus segera ditangani, karena dapat mengancam nyawa penderita.

Penyebab
Hernia terjadi karena adanya perbedaan proses perkembangan alat reproduksi pria dan wanita semasa janin. Pada janin laki-laki, testis (buah pelir) turun dari rongga perut menuju skrotum (kantung kemaluan) pada bulan ketujuh hingga kedelapan usia kehamilan.

Lubang yang berupa saluran itu akan menutup menjelang kelahiran atau sebelum anak mencapai usia satu tahun. Ketika dewasa, daerah itu dapat menjadi titik lemah yang potensial mengalami hernia.

Selain itu, ada jenis hernia insisional, yakni yang terjadi setelah suatu pembedahan. Karena setelah pembedahan biasanya kekuatan jaringan tidak seratus persen kembali seperti semula, daerah itu kemudian menjadi lemah dan dapat mengalami hernia.

Pencegahan & Pengobatan
• Operasi
Sebelum anak mencapai usia satu tahun, biasanya belum dilakukan tindakan operasi. Diharapkan, lubang yang berupa saluran itu akan menutup sendiri mengikuti pertumbuhannya. Namun, jika setelah berusia satu tahun, lubang masih terbuka, dokter akan menganjurkan operasi. Tindakan ini ditujukan untuk menutup lubang. Bila dibiarkan begitu saja, maka lubang tersebut dapat bertambah besar. Ketika anak mulai berjalan dan beraktivitas, lubang tadi dapat terus membesar akibat dorongan terus-menerus. Akibatnya, tidak hanya cairan yang keluar, usus pun dapat keluar, sehingga berlanjut menjadi hernia.

• Menggunakan Korset/penyangga
Tidak semua hernia harus dioperasi. Bila masih dapat dimasukkan kembali, maka tindakan yang bisa dilakukan adalah menggunakan penyangga/ penunjang/ korset untuk mempertahankan isi hernia yang telah direposisi. Pada anak-anak atau bayi, reposisi spontan dapat terjadi karena cincin hernia pada anak lebih elastis. Bila sudah tidak dapat direposisi, maka satu-satunya tindakan yang harus dilakukan adalah dengan operasi.

• Hindari hal-hal yang memicu tekanan di dalam rongga perut
Untuk mencegah terjadinya kekambuhan, hindarkan anak dari hal-hal yang memicu tekanan di dalam rongga perut, misalnya batuk dan bersin yang kuat, konstipasi (sembelit), mengejan, serta mengangkat barang berat. Usahakan anak tidak mengejan kuat ketika buang air kecil atau besar. Jelaskan pada anak mengenai risiko batuk dan mengejan. Anda pun bisa menggunakan kondisi ini sebagai alasan agar anak menghindar terlalu banyak permen (menghindari batuk), makan banyak buah agar buang air besarnya mudah.

sumber : disini

31 responses to “Hernia Pada Anak

  1. yusuf abiynauval

    Artikel yang bermanfaat, anak saya pernah mengalaminya silahkan klik http://youtu.be/OxaRAEZ2gDY
    dan sekarang sudah sembuh setelah menjalankan operasi di rumah sakit, semoga bermanfaat, saya ijinkan boleh membagikan link videonya untuk berbagi sesama.
    thanks admin

  2. asalamualaikum,,,wr,,,wb,,,
    mohon mf,anak saya laki“umur 10thn bun,ada benjolan disebelah pada bathuk an klo orng jw bilang,bagai mn solusi ny bun,kt doctor msh bs disembuhkan dengn terapi,tp bgmana yg terbaik,mohon solusi nya bun,trimakasih,,,

    Wasalam,,,wr,,,wr

    • wa’alaikumsalam wr wb. duh saya cuman sharing tentang keponakan saja yg operasi hernia. kalo tuk memberikan solusi, bukan ke saya tempatnya. maaf blm bisa bantu , semoga anaknya segera dapat solusi kesehatan yang terbaik. aamiin

  3. Bun kalau operasi hernia usia 3 tahun berapa ya, cz anakny d vonis hernia

  4. JUAL OBAT DAN CELANA HERNIA BAYI ANAK DAN DEWASA HUB 081228449798 BB 3110E563
    Jika Anda seorang pria, waspadalah terhadap penyakit hernia. Meskipun kami menjual
    celana hernia dewasa untuk Anda namun, akan lebih baik jika kita belajar untuk mencegahnya dari pada mengobatinya. Hernia bisa menyerang siapa saja baik laki-laki maupun perempuan dan tak terkecuali bayi dan anak-anak. Mari kita simak penjelasan yang kami rangkum dari berbagai sumber tentang penyakit hernia.

    PENYAKIT HERNIA
    Hernia terjadi karena terbukanya atau adanya pelemahan jaringan atau membran pada dinding otot. Jika hal ini terjadi, maka sebagian dari organ mungkin dapat menyembul keluar. Sebagai ilustrasi, coba Anda bayangkan ban dalam menyembul keluar melalui lubang dari bagian ban luar – seperti itulah hernia.
    Hernia seringkali terjadi pada bagian-bagian tertentu dari tubuh kita, seperti daerah paha perut, pangkal paha dan atas, dan daerah pusar. Kadang penyakit ini juga dapat terjadi di setiap tempat di mana Anda mungkin memiliki sayatan dari operasi.

    Hernia sebenarnya lebih sering terjadi pada bayi dan balita. Dan juga remaja yang didiagnosis memiliki riwayat kelemahan otot atau jaringan perut sejak lahir yang disebut cacat bawaan. Pada kasus seperti ini, jika otot-otot Anda menegang maka akan membuat hernia lebih jelas dan terasa sakit.

    PENYEBAB HERNIA
    Butuh waktu lama hernia dapat berkembang dalam tubuh manusia dewasa. Hernia disebabkan oleh kombinasi dari lemahnya dinding otot dan ketegangan. Berikut beberapa faktor pemicu terjadinya hernia pada tubuh orang dewasa:
    Obesitas atau kegemukan
    Seringnya mengejan karena mengangkat benda berat
    Diare atau sembelit
    Batuk/bersin yang persisten
    Kehamilan
    PENGOBATAN HERNIA

    Bisakah Hernia Dicegah?
    Berikut adalah beberapa tips untuk mencegah terjadinya hernia.
    A. Jaga berat badan Anda tetap ideal
    Agar berat badan Anda tetap ideal salah satu caranya adalah dengan menjaga pola hidup sehat dan kenali tipe tubuh Anda. Anda bisa browsing atau menanyakan langsung ke Dokter tentang makanan sehat yang ideal untuk tubuh Anda dan jangan lupa berolahragalah secara teratur.

    B. Hindari Mengangkat Beban Terlalu Berat
    Jangan terlalu sering mengangkat beban berat yang menyebabkan Anda sering mengejan. Pastikan Anda mengangkat beban dengan aman. Jika Anda harus mengangkat sesuatu yang berat, tekuk lutut Anda, bukan di pinggang Anda.

    C. Berhenti Merokok
    Merokok terkadang dapat menyebabkan batuk terus-menerus dan ini dapat meningkatkan regangan otot perut. Hentikan kebiasan merokok jika Anda tidak ingin terkena resiko terkena hernia!

    D. Terapi Hernia
    Menggunakan celana hernia magnetik untuk dewasa sebagai media terapi hernia. Ini bukan saja baik untuk kesehatan si penderita. Tapi, ini juga baik untuk Anda yang berprofesi sebagai olahragawan atau siapapun yang sering melakukan aktifitas berat seperti mengangkat beban. Pada bagian awal sudah kita bicarakan bahwa lebih baik mencegah daripada menyembuhkan. Jadi, penggunaan celana hernia ini bukan saja baik untuk penderita hernia tapi juga baik untuk kita yang sehat sebagai bentuk preventif atas penyakit hernia.

    Obat Dan Celana Hernia Butterfly Magnetik Mengatasi Hernia (Turun Berok) Mengobati Dari Luar Menggempur Dari Dalam Tanpa Harus Operasi
    Harga Obat Dan Celana Hernia
    Rp. 400.000,-
    Info Pemesanan
    Call / Sms Hp. 081228449798 – Invite BB. 3110e563
    Kami Datang Membantu Problem Masalah Kesehatan Anda
    http//celanabutterfly-hernia.blogspot.com

  5. Assalamualaikum,, bun mau bertanya,, adik saya berumur 3 thun sma dokter sudah d vonis hernia dan saran dokter di suruh operasi,, ada alternatif lain gak bun selain di operasi? mohon di blas
    terimaksih

  6. kalo anak hernia tu konsulnya kedokter mana y .. ke dokter bedah, dokter anak ato dokter penyakit dalam.. ???? tlg blsan ya segera

  7. bisa pakai celana hernia bermagnetik ya..untuk anak pria/wanita

  8. bisa pakai celana terapi hernia magnetik ya…

  9. anak sy 18bln jg hrnia..dy itu cengeng,dkit2 nangs.sy tkt kl menjd besar..apa solusiny bun..boleh ga bun dipijit

  10. Bun, kalo sebelum oprasi hernia apa harus dilakukan skin test (test alergi)?
    Makasih Bun

  11. makasih banyakl artikelnya

  12. bun,,ank saya usiany 6bln,,kt Dr blm bsa d vonis hernia/ga cz hrs tnggu dlu observs smpe 1thn,,klo pakai alternatif obtnya gmn yah?trs bahaya ga yah operasi untuk balita gitu..thx bunda…

  13. Bunda anak’qu umur 3 tahun juga kena hernia,tapi dia sangat aktif sekali sampe” sy kewalahan .sy sudah coba anak saya pakai celana hernia,dan dia pun sudah di sunat.tApi $έķα®ąήб bengkak’Йÿ̲̣̣̣̥ª makin besar

  14. anak saya kena hernia juga umur 5th, tapi baru dua hari yg lalu dia ngeluh..mungkin ada yg tau alternatif dimana ya yg bisa obati itu?? karena saya kasihan kalo anak kecil dioperasi bayangin aja sudah ngeri apalagi operasi tks

  15. ngilu sendiri ngebanyangin anak kecil dioperasi, mudah2an setelah ini ponakannya selalu sehat ya ..

    makasih info-nya tentang hernia, berguna banget.

  16. Aih… ternyata anak2 juga bisa kena…. *meringis*😦

  17. Serem juga kalo anak kecil udah ngalamin ini ya bun😦

  18. Assalaamu’alaikum wr.wb, Dina….

    Alhamdulillah, senang dapat kembali bergabung dengan Dina setelah lama tidak bersapa ria. Maafi bunda ya. Tidak pernah melupakan Dina, lho. Sibuk banget bunda ni, tapi blog bunda tetap terisi juga dengan bahannya. Hanya aktif di blog sekedar menjawab komen dan sekali sekali membalas BW yang sempat disapa dalam ruang terbatas ini.

    Membaca tentang Hernia yang mengena pada ponakan Dina, sungguh menyayat hati. Masih kecil tapi ditakdirkan Allah sudah mengalami penyakit demikian. Bayangkankan betapa seksanya dia. Jika orang dewasa sendiri merasai akan sakitnya begitu berat, si kecil itu tentu lebih lagi. Mudahan akan sihat dan berbahagia di hari kemudian. Bunda dapat merasai kegellisahan ibunya Aal.

    Thanks ya Dina, informasi ini baru bagi bunda. Sangat bermanfaat sebagai jalan untuk mencegah anak-anak dan kita sendiri dari melakukan hal yang boleh membawa kepada tanda-tanda hernia ini.

    Salam sayang dan rinsu selalu dari bunda di Sarikei, Sarawak.😀

    • Alhamdulillah, bunda sudah meluangkan waktunya berkomentar disini. Salut ama bunda, sibuk, tapi masih menyempatkan mengisi blognya, kalo dina hehe, off dl. iya bun, anak sekecil itu sudah dioperasi, hiks, kasihan, semoga setelah operasi, tidak kambuh lagi.

  19. ngeri ya bun ,anaknya teman aku umur 5 thn tuh kena hernia juga

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s