Hargai Bantuan Si Kecil

Minggu pagi, bunda awali pekerjaan dengan beres-beres rumah yang tidak pernah beres-beres😀 . Maenan berserakan dimana-mana, boneka bertebaran dimana-mana, pemandangan yang tidak aneh lagi dirumah. krucil-krucil sedang anteng dengan maenannya, Bunda pun dengan santainya menyapu lantai, tapi Bunda tidak bisa lepas dari pandangan Ayu, langsung deh menyerbuu mendekati Bunda dan nimbrung menyapu ” Ayu mau, ayu mauu “. Sapu pun berpindah tangan ke Ayu. Amira pun tidak mau kalah dengan Ayu, ” Bunda, mba bisa kok ngepel”, lalu Amira lari ke dapur berteriak meminta sapu pel diambilkan. Walhasil 2 benda untuk beres-beres, diambil alih sama krucil-krucil. Bunda cuman mesem2 melihat kelakuan anak-anak, kertas-kertas yang tinggal diangkut ke tong sampah, bertebaran lagi disapukan ayu. Tubuh kecil Ayu dan Amira berusaha memegang sapu dan pel yang ukurannya lebih tinggi dari tubuh kecilnya. Walaupun bantuan kecil dari krucil2 sebenarnya tidak membuat rumah rapih, keinginan mereka membantu harus kita biarkan.

Dalam benak kita, mungkin terlintas rasa senang, karena masih kecil sudah mau membantu orangtuanya, atau mungkin terlintas juga rasa khawatir, karena mereka tidak paham yang akan dikerjakan, takutnya mereka terluka.

Kesempatan yang telah kita berikan kepada mereka atau hardikan kita kepada mereka, ketika mereka berniat membantu pekerjaan kita, akan berpengaruh ketika mereka dewasa, apa mereka akan menjadi orang yang suka membantu atau menjadi orang yang sulit diminta bantuan.

Berikan peran terhadap anak untuk membantu pekerjaan rumah kita selama tidak berbahaya dan tidak terlalu berat, berilah pujian ketika mereka membantu membereskan maenan mereka ke tempatnya, membantu mengambilkan sapu dan mengembalikan ke tempatnya, nanti anak kita akan selalu mengingat bahwa Bundanya selalu menghargai bantuan sekecil apapun dan itu dan itu akan memupuk rasa empatinya yang akan terbawa sampai dewasa kelak.

PASUKAN KUNING SIAP MEMBANTU. SIAP GRAKKKK.

6 responses to “Hargai Bantuan Si Kecil

  1. Anak-anak memang selalu niatnya bantuin, tapi ujung2nya malah berantakin…hihi…tapi gak apalah, hati seneng juga melihat kreatifitas anak dalam bersih-bersih😀

  2. Hahahah…saya juga sering gitu Bun…dini selalu saja, dan sekarang dia pingin sekali bantu nyuci piring sama nyuci baju meskipun saya tau sebenarnya kalau dia hanya mau main air

  3. rajin nya bantu bunda ya. bukan pasukan partai kan? hihihi

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s