Dibawah Langit Kami Menunggu

“ Dik, InsyaAllah mas pergi tidak lama kok, tolong jaga anak-anak ya” ucapmu saat itu. Langit menjadi saksi ketika engkau meninggalkan kami untuk mencari penghidupan yang lebih baik di tempat yang penuh dengan putihnya salju.

“Bunda, lihat ada pesawat terbang, asyik ayah pulang” ucap Amira sambil menunjukan tangannya ke atas langit. Ah, burung besi itu telah membawa sang belahan jiwa pergi nun jauh disana. “ Ayahnya belum pulang nak ” suaraku sendu. Amira pun tertunduk diam dan menangis tersedu-sedu . Sedih merayap menusuk kalbu.

Entahlah harus berapa burung besi lagi yang harus Amira tunjuk. Dibawah langit, kami kan sabar menunggu.

* catatan ini diikutkan dalam  flash fiction  bertema ‘long distance love’

21 responses to “Dibawah Langit Kami Menunggu

  1. kunjungan pertama…
    wah yang lagi menanti ayah… ^__^
    salam kenal mbak…

  2. wah, bagus banget ceritanya. Meskipun sepenggal ternyata bisa menceritakan hal yang mendalam.
    *link sopwarenya sudah dikirim liwat email, silakan di cek. Terima kasih*

  3. Wa..yang sedang merindu. Semoga belahan hatinya cepet pulang ya bun. Dan menang lombanya🙂

  4. semoga sang ayah cepat pulang agar amira tidak sedih lagi…..sukses untuk kontesnya…

  5. wow… ikutan lomba y?? keren tulisannya…

    salam kenal mba… eh, ato bun??

  6. penantian yang indah,,,,🙂
    semoga lombanya menang ya bun,,,,

  7. semoga menang ya mbak,, semoga kerinduanya cepat terobati ..

    salam 🙂

  8. terharu bun..iya pasti kangen banget
    sukses ya Bunda ikutan lombanya🙂

  9. Loh ikutan lomba dimana nih ?

    salam kenal, aziz hadi

  10. Ayahnya anak2 lagi jauh ya Bun…kangen banget dong yah, hehe, soalnya saya yang tiap minggu ditinggal selalu aja kangen😀
    Semoga sukses di lombanya ya bun..🙂

  11. Mantep, karena ditulis dengan bahasa hati. Semoga berkah ikut lombanya ^_^

  12. Singkat namun sangat padat isinya….
    Semoga tidak lam alagi pennatian Amira ya Bun..

  13. lomba dimana bun?kok ga ada linknya?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s