Jangan seperti kertas, awalnya putih akhirnya kotor

Peribahasa:

Jangan seperti kertas, awalnya putih akhirnya kotor

artinya :

Kita sebagai orang tua, selayaknya menjaga, mendidik, mengarahkan anak. Anak layaknya seperti kertas putih, belum diisi apa2, dan orang tuanya lah sebagai orang terdekat dengannya, isilah kertas putih itu dengan sesuatu yang baik, jangan sampai kertas putih itu ternodai sesuatu yang jelek.

Untaian kalimat peribahasa diatas saya coba untuk membuatnya berawal dari membuka Alumongga, membaca postingan tentang kontes menulis peribahasa, ingin juga saya mengikuti kontes itu, Kontes Menulis Peribahasa yang di selenggarakan oleh BlogCamp blog miliknyaPakde Cholik. Dan langsung saja saya mencoba merangkai kata dalam sebuah untaian kalimat.Alhamdulillah… saya dapat merangkai kata itu dalam untaian kalimat yang menurut saya sebuah peribahasa.

One response to “Jangan seperti kertas, awalnya putih akhirnya kotor

  1. Terima kasih atas partisipasi sahabat pada acara Kontes Menulis Peribahasa dalam rangka menyambut 1st BlogCamp’s Anniversary.
    Saya catat sebagai peserta.

    Salam hangat dari BlogCamp yang saat ini masih menggelar acara :
    “ Kontes Menulis Peribahasa “
    dalam rangka menyambut 1st BlogCamp’s Anniversary.
    Silahkan bergabung di BlogCamp dan raihlah hadiah yang menarik.
    Terima kasih

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s