1 detik

1 detik, waktu yang singkat sekali, tapi membuat jantung ini berdebar2 sampe sekarang ..

Astagfirullah, Innalillah, begitulah yang saya ucapkan kala itu…

Dari subuh sampe kira2 jam 8 lebih, Bandung diguyur hujan, walaupun kecil tapi cukup membuat Bandung basah. Jam menunjukkan 8.30, saatnya saya dan suami pergi ke kantor. Yah seperti hari-hari biasanya, tidak ada yang special, tapi hari ini…

Cittttt, suami tiba2 ngerem mendadak mencoba menghindari mobil di depannya yang juga ngerem mendadak karena mobil didepannya mogok sedangkan suamiku ga terlalu melihat jelas, jantungku seketika berdebar2, tanganku erat memegangi pinggang suamiku, Astagfirullah, innalillah, terucap otomatis, dari mulutku. 1 detik, waktu yang singkat sekali, tapi pikiranku sudah berpikir macam2, ahh, jangan2 nabrak, jangan2 nabrak, tapi Alhamdulillah, suamiku masih bisa membelokkan motornya, walaupun terdengar suara roda yang berdecitt sangat keras diperparah lagi dengan jalanan yang basah, yang membuat motor sedikit oleng. Alhamdulillah…
Ah, kecelakaan emang tidak dapat disangka2, apalagi kematian, tidak tahu kapan akan datangnya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s