Kecil Kecil Bisa Jualan

 

IMG_20180729_140337_388

“Mi, laku semuanya!” lapor anak ke 2 dengan senang. Alhamdulillah, jualan anak-anak laris dibeli teman-temannya.

Cerita hari sebelumnya, anak ke 1 sibuk di dapur sendiri. Ternyata ia sedang mempersiapkan PUDOT (puding sedot) untuk dibawa besok ke sekolah. Resep pudot dan cara mengolahnya, ia dapatkan dari temannya yang sudah duluan jualan. Saya sama sekali tidak ikut membantu. Besoknya, pudot yang jumlahnya 10 buah habis terjual. Pulang sekolah selain uang yang didapat, ia juga membawa daftar pesanan pudot dari temannya untuk dibawa besoknya lagi. 16 buah pesanan, gak hanya dari teman sekelas tapi adik kelas pun ikut memesannya, berarti responnya bagus. Ia tahu jualan apa yang disukai anak seumurnya. Harga jual untuk pudot, ia bandrol sendiri dengan harga 2500, entah bagaimana menghitungnya, menurut saya terlalu murah tak sebanding dengan banyaknya bahan yang ia beli. PR kedepannya, anak harus belajar bagaimana menghitung harga jual yang benar. Untuk sementara yang penting semangatnya dulu.

Beda lagi dengan anak ke 2, ia tertarik jualan tapi belum bisa menyiapkan sendiri. Saya tanya mau jualan apa, ia kebingungan. Akhirnya saya memberi pilihan makanan yang biasa saya masak dan disukai anak-anak. Mau jualan cihu, jualan mie atau pudot seperti kakaknya. Ia menjatuhkan pilihan dengan menjual mie goreng, bukan mie instan tapi mie yang diolah dan dibumbui bawang dan saos. Saya memberinya 8 bungkus mie untuk ia jual, dengan harga dua ribu . Pulang sekolah, ia membawa uang jualan dan daftar pesanan sebanyak 21 pesanan. Saya gak menyangka respon teman-temannya begitu antusias. Apa karena mie ya jadi anak-anak suka. Di lain hari, pernah ia berjualan cireng, ternyata gak laku, hanya sedikit yang membeli. Ia kapok gak mau jualan cireng itu lagi. PR kedepannya, mengajarkan kalau jualan, barang yang gak laku hari itu, bisa jadi laku pas hari lainnya.

Manfaat apa saja jika anak diajarkan berjualan selain mendapat uang:
1. Mempraktekan pelajaran berhitung di kehidupan sehari-hari
2. Belajar berkomunikasi dengan orang lain, yaitu pembeli.
3. Menumbuhkan kepercayaan diri, supaya tak malu untuk menawarkan dagangannya

Faktor apa saja yang mempengaruhi anak senang berjualan:
1. Lingkungan
Di sekolah, anak-anak difasilitasi untuk berjualan. Setiap jumat dijadwalkan untuk business day. Di rumah, jika orangtuanya berjualan juga, sedikitnya berpengaruh ke anak. Anak adalah peniru ulung.
2. Motivasi dari diri sendiri
Keinginan memiliki uang saku lebih untuk membeli perlengkapan sekolah atau yang lainnya.

Ada yang mau menambahkan?

Iklan

Tips Bertetangga di Lingkungan Baru

pic taken from pixabay

Beberapa kali menjadi kontraktor (ngontrak rumah), seringkali menghadapi lingkungan dan tetangga yang berbeda-beda. Sebagai tamu atau orang baru di lingkungan baru, tentunya ingin memberi kesan baik terhadap tetangga baru, supaya hidup bertetangga bisa nyaman dan tentram.

Oleh karena itu, apa sih yang harus dilakukan ketika mengontrak rumah di lingkungan baru: Baca lebih lanjut

Nyetrika, Oh No!

setrika-tips-menyetrika

Untuk beberapa orang, pekerjaan menyetrika merupakan pekerjaan yang membosankan, panas, dan membuat orang mengeluh saking banyaknya, “gunungan, bo!” Tapi tetap saja mau tidak mau dikerjakan, sedikit demi sedikit “mendaki” gunungan setrikaan dan mulai menjadikannya “dataran” pakaian rapi.

Dalam prakteknya, ada beberapa hal yang bisa dipelajari dalam hal menyetrika ini:
1. Posisi penyetrika, ada yang lebih suka berdiri, supaya terhindar dari sakit pinggang, ada juga yang lebih suka duduk, nggak pegel kakinya.

2. Manajemen setrikaan, ada yang suka menyetrika dari pakaian/kain yang kecil-kecil lalu lanjut ke pakaian/kain yang besar-besar, atau sebaliknya. Seperti halnya mengerjakan soal ujian, kerjakan dari yang termudah dulu baru yang sulit .

3. Cuci-kering-setrika atau cuci-kering-diamkan. Bagi beberapa orang, pakaian yang sudah kering langsung disetrika dan ada juga yang didiamkan dulu, karena bukan jadwalnya nyetrika atau ada keperluan lain sehingga tertunda.

Oh, ya, ada pilihan lain, cuci-kering-lipat atau cuci-kering-langsung pakai, keduanya tidak melalui proses nyetrika he.

Bagaimana menurut teman-teman, ada yang mau ditambahkan?

 

Jangan sampai kejang/step, bun

Sedih ya, kalau anak-anak sakit. Anak yang kemarin masih lompat-lompat, tertawa senang lalu mendadak terbaring lemas, diam.

Saya paling deg-degan kalau anak sakit, yang disertai panas, sebabnya di keluarga kami punya “bakat” kalau panasnya mendekati 40 derajat, bisa terjadi step/kejang-kejang.

Jangan sampai mengikuti jejak kakaknya yang pernah mengalami step karena asupan makanan kurang, obat yang diminum gagal masuk karena dimuntahkan, diperburuk lagi dengan kondisi badannya yang tidak stabil, kepala panas sedangkan kaki dingin. Suatu pengalaman buruk yang tidak terlupakan.

Baca lebih lanjut

Yuk Ke Ruang Baca Anak Bapusipda

Pegang buku satu, lihat isinya sebentar, kemudian beralih ke buku lainnya, lihat isinya, sampai mendapatkan buku yang diinginkan. Itulah yang anak-anak lakukan ketika memilah sekian banyak buku di Ruang Baca Anak BAPUSIPDA.  Amira dan Ayu akhirnya menjatuhkan pilihan ke buku Komik (hadeuh, hehe). Sedangkan Salwa lebih memilih buku yang banyak gambarnya.

ruang-baca-anak-bapusipda Baca lebih lanjut

Play and Learn : Nama Hewan yang diabadikan dalam Al Quran

Ada banyak perumpamaan dalam Al Quran menggunakan hewan dan ada beberapa hewan yang namanya dijadikan nama surat dalam Al Quran seperti

1. QS 2 Al Baqarah (Sapi Betina)
Surah ini dinamai al-Baqarah yang artinya Sapi Betina sebab di dalam surah ini terdapat kisah penyembelihan sapi betina yang diperintahkan Allah kepada Bani Israil (ayat 67-74).

finger-puppet-cow

Boneka Jari Sapi

2. QS 6 AL AN’AM (Binatang Ternak : unta, sapi, kambing)
Sebab penamaan surah ini sebagai An’am karena beberapa ayat surah ini bercerita tentang binatang berkaki empat yaitu pada ayat 136 sampai 146. ‘Binatang ternak’ disebut dalam surah ini kerana musyrikin Mekah ada kepercayaan syirik yang melibatkan binatang ternak. Ada binatang ternak yang mereka khususkan kepada penyembahan berhala mereka. Baca lebih lanjut

Opening Soon Dapur Pasta in Bandung

Dapur Pasta, dimana itu? yang dekat ITB, ya! Eits, jangan salah tempat,  Dapur Pasta ini bertempat di Jalan Pita Niaga 1, Kota Baru Parahyangan, Padalarang, Kabupaten Bandung Barat. Dapur Pasta didirikan pada tahun 2011 dengan slogannya “Halal-Sehat-Enak”. Sesuai namanya, Dapur Pasta menyajikan menu khas Italia, seperti Spaghetti, Lassagna, dan berbagai masakan lain dari sekitar Eropa.

Menurut Raffa seorang pelanggan di dapur pasta “Ni, pastanya, pasta banget.”  Beragam pilihan pasta ditawarkan dapur pasta untuk kamu cicipi, seperti fettucini carbonara, spaghetti bolognaise, spaghetti meat lovers, spicy aglio e olio, spaghetti al nero, dan lain-lain. Baca lebih lanjut